Pulau Harapan, Tak Sekedar Singgah Melepas Penat

Selamat Datang

Sebuah Catatan Perjalanan lagi, sebenernya sudah lama saya melakukan perjalanan menyusuri alam Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, tetapi sebelum ini terpublish semua cerita itu hanya tersimpan menjadi sebuah draft yang tak kunjung terselesaikan.

Ketika itu Sabtu pagi, ketika kami memulai perjalanan dari markas akan menuju Pulau Harapan. Disini ada Saya bersama Sulung, Kunthet, Wowok, Andri, Jalu, Imam Sutet dan Aje, yang akan melakukan perjalanan menuju Pulau Harapan, Kepulauan Seribu. Pagi sekali kami berangkat menuju Muara Angke menggunakan taksi karena saat itu sudah molor dari jam yang kita rencanakan dan khawatir ketinggalan Kapal. Memang saat itu kapal menuju Pulau Harapan hanya berangkat antara pukul 7-8 pagi setiap harinya dari Muara Angke menuju Pulau Kelapa.

Setibanya di Muara Angke yang baunya semerbak harum bangkai ikan dan hasil laut itu, kita pun langsung menuju pelabuhan dimana kapal yang akan membawa kami ke Pulau Kelapa bersandar. Ternyata banyak sekali wisatawan yang ingin berlibur menuju Pulau Harapan ataupun Pulau Pramuka hingga membuat kapal ini penuh sesak. Memang popularitas Kepulauan Seribu menjadi salah satu lokasi liburan pelepas penat bagi warga ibukota sudah cukup sering terdengar, sehingga selalu ada saja wisatawan yang berkunjung seperti saat libur seperti ini. Di tunjang lokasi dan jarak tempuh yang tidak begitu jauh dari pusat kota, membuat Kepulauan Seribu kebanjiran peminat. Read the rest of this entry

Luweng Jaran, Sasaran Pecinta Caving

beginilah cara memasuki Luweng Jaran

Jika kita membicarakan keindahan alam dan pesona alam Pacitan tak kan ada habisnya hanya dengan secangkir kopi. dimulai dengan keindahan wilayah yang berbukit-bukit dan berpadu dengan keindahan pantai yang langsung mempertemukan kita dengan Samudera Hindia, adanya lorong-lorong alam yang terbentuk alamiah di sekitaran wilayah Pacitan yang membuat Kota ini lebih dikenal dengan kota 1001 Goa.
Dari keindahan Goa yang telah dikenal seperti Goa Gong, Goa Tabuhan dan Goa Putri di Pacitan, masih terdapat Goa lagi yang memiliki pesona indahnya sendiri dan belum banyak terekspose. Goa tersebut adalah Luweng Jaran. kenapa disebut Luweng, dikarenakan Goa ini adalah Goa vertikal yang masuk ke bawah perut bumi, dan goa seperti inilah oleh masyarakat sana disebut Luweng.
Luweng Jaran terletak di desa Jlubang, Kec. Pringkuku, Pacitan, Jawa Timur. Ditemukan pertama kali oleh penduduk setempat, walaupun begitu Goa ini diperawani oleh tim eksplorasi bukan dari Indonesia, tetapi tim Ekspedisi Gabungan Anglo – Australian, yang didampingi oleh Penelusur Goa dari Indonesia pada tahun 1984.
Dari kegiatan ekplorasi pertama kali itu berhasil didapat hasil pemetaan Goa mencapai 11 km dan masih belum selesai.  Kemudian untuk memetakan luas yang sebenarnya dilakukan expedisi susur Goa setiap 2 tahun sekali. Pada tahun 1992 kembali ekspedisi dapat menggabungkan Luweng Jaran dengan Luweng Punung Plente, sehingga panjang total mencapai 19 km. Pada tahun 2002 Luweng Jaran terdaftar dalam daftar Goa terpanjang di dunia dengan panjang total mencapai lebih dari 25 km. Read the rest of this entry

Pantai Klayar, “Tanah Lot”nya Pacitan

Fajar Pantai Klayar

Satu lagi pesona wisata Pacitan yang dikenal dengan Julukannya Kota 1001 Goa. Walaupun julukan itu membuat Pacitan identik dengan keberadaan Goa, yaitu Goa Gong, Tabuhan, Putri, Luweng Jaran tetapi pacitan juga menawarkan exotisme Pantainya. Selain pantai Teleng Ria yang berada di pusat kota, masih banyak pantai di Pacitan yang memiliki keindahannya, salah satunya adalah pantai  Klayar. Pantai Klayar terletak di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Asal nama Pantai Klayar sendiri berasal dari kata “klayar-kluyur” yang artinya jalan-jalan. Mungkin dikarenakan pantai ini menjadi tujuan dari orang yang ingin berlibur atau jalan-jalan. Lokasinya berjarak sekitar 35 kilometer ke arah barat dari kota Pacitan,  Kecamatan Donorojo sendiri adalah Kecamatan yang menjadi pintu masuk Pacitan dari arah Solo dan Jogjakarta. Jadi Pantai ini berada di pinggiran kawasan pacitan, tapi dekat dari akses transportasi yang berasal dari Solo dan Jogjakarta.

Panorama khas pantai-pantai di pesisir selatan Pacitan adalah pantai dengan ombak yang tinggi khas dari Samudera Hindia yang terus-menerus menggerus tebing kapur yang berjajar membentang dipesisir pantai. Komposisi laut samudera hindia dan wilayah karst inilah yang membentuk batuan-batuan exotis yang  berada di tepi pantai.  Itulah yang akan Anda temukan di Pantai Klayar. Tebing batu kapur dengan kemiringan tajam seperti menjenguk laut, memerhatikan dengan seksama lidah-lidah ombak berkejaran di pasir yang lembut. Read the rest of this entry

#Malang

Malang

#Malang ketika menyebut nama kota itu, maka merupakan kesatuan dari Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu atau disebut Malang Raya.

jika Jawa Timur adalah penghasil 46% pangan Nasional, maka #Malang adalah penghasil pangan terbesar di Jatim.

Keberhasilan #Malang menjadi produsen pangan ditunjang dari luas wilayah dan geografis yg mendukung, tanah vulkanis dan sungai2 besar.

#Malang dikelilingi oleh gunung2, bromo, arjuna, kawi, dan tanah tertinggi pulau Jawa, Semeru. Sumber mata air pun melimpah.

Suhu udara #Malang yang sejuk membuat perkebunan berkembang baik, sawah pun berproduksi sepanjang tahun karena aliran air permanen.

#Malang selain penghasil pangan, juga penghasil listrik, maksudnya PLTA Bendungan Sutami, Karangkates adalah pemasok listrik ke Jawa dan Bali.

Listrik yang dihasilkan oleh bendungan Sutami #Malang yg membendung sungai brantas ini adalah 400 juta kwh pertahun.

Perikanan keramba pun berkembang di sepanjang Bendungan Karangkates, selain juga nelayan tradisional.. #Malang.

Pariwisata #Malang, siapa yg tak tahu pesona pariwisata Batu, perkebunan, air terjun serta pesona pantai selatan dan P. Sempu yg exotis.

Di Dunia OutDoor Adventure, siapa yg tak Tahu Semeru, sang tanah tertinggi pulau Jawa, dan gunung2 lain di sekitaran Bumi #Malang.

Apalagi yang dimiliki #Malang selain yg telah saya sebutkan, pemasok Pangan, listrik dan kota wisata.

Bagi yang suka Bola, #Malang adalah tempat dimana klub Arema lahir dan berhomebase.. Apa yg istimewa?

Arema #Malang, lahir 11 Agustus 1987, adalah salah satu founder klub profesional Indonesia yang dikelola tanpa menyusu pada APBD.

Klub ini didirikan oleh alm. Acub Zaenal, seorang jenderal asal #Malang yg suka sepakbola. mendirikan klub ini untuk mengikuti kompetisi Galatama.

Sejak pertama dibentuk klub #Malang ini tidak seperti klub perserikatan, yg biasanya berawalan Per.. Atau PS.. Klub ini tanpa Gizi APBD.

Dalam perkembangannya, selain prestasi Arema, AREMANIA sebagai suporternya juga menjadi pioner suporter kreatif di Indonesia. #Malang.

bukti rekam jejak Aremania sebagai suporter terbaik di Indonesia, sudah tercatat di google, search saja. #Malang

Klub Berjuluk Singo Edan dan suporternya ini, kini menjadi barometer sepakbola dan persuporteran di Indonesia. #Malang.

Terbukti pada tahun 2009 #Malang dipercaya sebagai tuan rumah Kongres SepakBola Nasional karena iklim persepakbolaan yg kondusif.

Itulah Arema Singo Edan, klub sepakbola asal #Malang yg sekarang berkembang mjd subkultur masyarakat #Malang raya sendiri.

ANALISIS SEGMENTATION, TARGETING, DAN POSITIONING(STP) DAN 4P DALAM PRODUK MINUMAN SUPLEMEN CAIR “KRATINGDAENG”

Awalan:

Dalam ilmu marketing kita mengenal STP dan 4P sebagai strategi pemasaran produk ataupun jasa. STP adalah singkatan dari Segmentation, Targeting dan Positioning sedangkan 4P adalah singkatan dari keempat unsur dalam marketing mix, yakni Product, Price, Place dan Promotion. STP dan 4P akan selalu muncul dalam marketing, apa pun konteksnya.

  • Segmentation: Adalah upaya memetakan atau pasar dengan memilah-milahkan konsumen sesuai persamaan di antara mereka. Pemilahan ini bisa berdasarkan usia, tempat tinggal, penghasilan, gaya hidup, atau bagaimana cara mereka mengkonsumsi produk.
  • Targeting: Setelah memetakan pasar, tahap targeting seperti namanya adalah membidik kelompok konsumen mana yang akan kita sasar.
  • Positioning: Apabila target pasar sudah jelas, positioning adalah bagaimana kita menjelaskan posisi produk kepada konsumen. Apa beda produk kita dibandingkan kompetitor dan apa saja keunggulannya.

Dalam rangkaian proses marketing, STP ini ada di tahap awal yang paling penting yakni mengidentifikasikan customer value. STP ada di level strategis karena menentukan bagaimana kita menggarap pasar.

  • Product: Pertama-tama, untuk masuk ke pasar, kita harus memiliki produk yang bagus sesuai dengan target pasarnya
  • Price: Produk tersebut harus memiliki harga yang sesuai dengan target pasar.
  • Place: Lokasi atau tempat yang kita masuki juga menentukan keberhasilan menggarap target pasar.
  • Promotion: Ketiga P yang lain tak akan berarti tanpa promosi, yakni mengkomunikasikan produk kita kepada target pasar. Jika STP ada di level strategis, 4P bermain di level eksekusi.

Dalam proses marketing, 4P ini ada pada tahap menyalurkan customer value dan mengkomunikasikan customer value kepada pasar. Read the rest of this entry

Vetical Limit and The Final Countdown

Vertical limit

Yap, sebenernya adalah sesuatu yg bener-bener terjadi kalo blog ini sudah lama saya anggurin, ibarat rumah, ini blog sudah seperti rumah horor yg tak berpenghuni, angker, ditumbuhi oleh semak belukar, banyak ilalang, bahkan serangga dan reptil pun ada. tapi saya sadar saya masih butuh ini blog, untuk bernaung, untuk curhat dan untuk orasi-orasi saya yg nggak penting.

Ya sebenernya standar saja sih, lagu ini sudah saya suka pas SMA, gara-gara nonton film vertical limit di tipi. Nah lho vertical limit, ini film bagus banget, film petualangan, pengorbananan, cinta dalam ketinggian. Nah tadi barusan muter playlist random yang muncul Ost nya berjudul “The Final Countdown”.

Film ini  Diawali dengan sebuah cerita tentang sebuah keluarga yang sama-sama mencintai mendaki tebing, saya masih ingat di tebing itu mereka tebak-tebakan lagu yang ternyata lagunya Eagle yang judulnya take it to the limit. Pendakian tersebut berakhir tragis dengan kematian sang ayah dan  pendaki lainnya dikarenakan sebuah incident.

Cerita lalu bergeser ke gunung Himalaya, sekian tahun kemudian. Sekelompok pendaki berkumpul, atas inisiatif seorang milyader yang ingin meluncurkan perusahaan penerbangannya di puncak gunung. Dan disinilah berbagai cerita berlanjut. Sang milyader yang keras kepala memaksakan diri terus naik dalam kondisi cuaca yang ekstrim, sehingga mereka terjebak. Peter, yang mengetahui adik terkasihnya, Anne terjebak bersama sang Milyader, mengorganisir tim penyelamatan yang beranggotakan dirinya sendiri, Mogomentry Wick sang legenda Himalaya, Malcom dan Cyril, sepasang adik kakak yang unik, Kareem; seorang Muslim yang baik karena saudaranya Hasan ikut terjebak, dan Monique, seorang perawat yang perkepribadian unik.

Dalam film ini selain adrenalin dan aksi juga berbumbu cinta, yang menjadi pesan yang akan disampaikan oleh sutradara film tersebut.

Rasa sayang yang menyebabkan Ayah Peter memaksa Peter memotong tali yang menggantung nasib mereka di tebing tinggi. Dia rela mati, mengurangi beban tali yang menggantung nasib mereka, agar kedua anaknya dapat melanjutkan hidup mereka.

Kecintaan kepada adiknya lah yang menghilangkan trauma Peter bertahun-tahun mendaki setelah sekian lama tidak berani menyentuh tebing setelah kematian ayahnya.

Cinta seorang suami yang membuat Wick bertahan selama 4 tahun, menunggu moment kembalinya orang yang dia yakin telah menyebabkan kematian istrinya.

Kecintaan  pada hobi mereka sebagai pendaki gunung pula lah yang mempertemukan Peter dengan Monique.

Dan cinta kepada Sang Penciptalah pula yang menyebabkan Hakeem, seorang Muslim Pakistan tetap menjalankan ritual sholat di puncak dingin Himalaya, dalam perjalanan penyelamatkan 3 pendaki gunung yang terjebak.

Seseorang pernah berkata “Cinta membuat orang pantang menyerah, Menciptakan dendam yang tak terpadamkan. Cinta bisa sangat indah, Bisa sangat menyeramkan.”

Jadi tadi itu lagi dengerin lagunya Europe yang The Final Countdown. tiba-tiba saya teringat banyak hal dimasa lalu. Tentang STAN yang penuh ancaman DO yang akhirnya selesai juga, masa SMA yang penuh senang-senang tapi akhirnya kita juga harus menghadapi sesuatu final menghadapi UAN, begitu pula masa SMP dan sebelum-sebelumnya lagi.

Yap tanpa terasa, kalo dipikir-pikir banyak sekali saya atau kita semua telah menghadapi sebuah partai final dalam bagian-bagian hidup kita hingga sampailah pada saat ini, entah itu patai final dalam ujian belajar, final dalam lomba, final dalam mengambil keputusan, final dalam segala sesuatu yang kadang kita tidak pernah sadari, yang akhirnya membimbing kita menjadi seperti sekarang ini, sekarang. dan masih akan banyak lagi final-final yang akan kita hadapi di masa yang akan datang. yang diperlukan hanyalah kesiapan kita menghadapinya, jangan ragu, jangan menyerah ditengah jalan, menangkalah itu biasa tapi kalo putus asa itu sebuah nista.

Just Say “Thanks….”

thank you very much

Lama tak menulis, sebenarnya apa yang mau saya tulis kali ini bukan sesuatu yang penting mungkin kalo dibaca, tapi sangat penting buat saya, jadi saya sempetin aja nulis jam segini walau harusnya sudah kemarin-kemarin. Tulisan ini mungkin juga ga terlalu jelas apa maksudnya,  tapi harus saya tulis karena ini memang sesuatu yang penting untuk saya.hehe

Yah memang bukan apa-apa hanya saya sedang mendapatkan motivasi baru untuk menulis. blog ini, yang sempet berapa kali ga terurus sampe -sampe rumputny pada tinggi-tinggi.

Memang sekarang sudah ga seperti dulu lagi, yang mana saya lebih banyak waktu untuk bengong ga jelas mikirin katak yang gimana caranya bisa terbang, mikirin siapa sih yang iseng numpahin garam kelautan kok bisa asin gitu masih ada hubungan darah sama emaknya malin kundang kah?, mikirin kenapa KD kok mau kawin sama petinju kayak Raul Lemos itu, apa gara-gara pukulannya mantep?, kenapa Valentino Rossi itu ga jadi copet aja kalo jago naek motor ngebut kayak gitu? Yap mikirin sesuatu yang ga penting-penting gitu tapi kok ya ada gitu di dunia itu. Read the rest of this entry

Sabrina, Musisi Filipina Bersuara Lembut

Album terbaru Sabrina

Masih tetap suka mendengar lantunan musik yang mengalun dari pita suara wanita, kali ini saya sedang suka mendengarkan sesuatu yang berbeda daripada yang biasa saya dengarkan. Jika biasanya saya lebih menyukai musik rock, rock alternatif dan pop energic, kali ini saya sedang suka-sukanya gemes-gemesnya mendengarkan lagunya Mbak Sabrina yang demen banget main akustikan. Suara lembutnya sementara menggusur suara gahar Tantri kotak, suara tinggi Momo Geisha, suara khas Hayley Paramore, dan suara legendaris Dolores O’Riordian.

Omaigot Sabrina mengalihkan duniaku *dijitak afgan. mendadak lagu-lagunya menggusur playlist yang ada di media player. Suara lembut yang merdu berbalut musik akustik cantik dan ringan yang dibawakan memikat hati saya, sangat cocok buat santai dan minum kopi atau apa ajalah, wong wenak banget jeehhh lagu-lagunya.

Jadi sejarahnya pertama mendengar sih di gramed sama bioskop, lagu siapa sih ini yang diputer? suara sabrina yang suka aransement ulang lagu orang dibikin versi akustinya ini mulai menarik telinga, akhirnya saya minta bantuan Mbah Google, nemu deh orangnya dan ternyata si doi itu orang Asia, Filipina lebih tepatnya. Wow, musisi Filipina ga kalah kan ama musisi Amerika. Akhirnya ketemu sama dia punya asal usul. Read the rest of this entry

Suku Ainu, Ras “Bekas” Pribumi Jepang

Ainu, minoritas Jepang

Penasaran setelah mendengar sedikit tentang suku Ainu sebuah suku atau Eenis manusia yang tersebar di wilayah utara Jepang. Banyak orang yang salah intepretasi bahwa suku Ainu adalah Ras Jepang pada umumnya padahal suku ini adalah sebuah Ras tersendiri yang memang menempati wilayah utara Jepang yang mempunyai budaya dan adat tersendiri. Suku Ainu adalah sebuah kelompok etnis pribumi jepang yang menetap di Pulau Hokkaido (pulau besar Jepang yang terletak di wilayah Utara), Kepulauan Kuril (dekat dengan Russia) dan sebagian besar Sakhalin (sebuah pulau di utara Jepang yang termasuk wilayah Russia).

Ainu artinya adalah Manusia dalam bahasa Ainu sendiri yang diyakini berasal dari bentuk leluhur kata Ainu Sakhalin modern enciw atau enju, yang juga berarti “manusia”. Asal-usul suku Ainu belum sepenuhnya diketahui. Mereka seringkali dianggap Jomon Jin atau penduduk Jepang yang berasal dari era Jomon (saya pernah menulis di sini untuk pembagian Jaman di Jepang). Di lain pihak ada yang menyebutkan bahwa mereka adalah migran dari ras mongoloid yang berasimilasi pada wilayah jepang yang akhirnya terdesak ke utara ketika Etnis Jepang atau Ras Yamato (Anak-Anak Matahari) memperluas wilayah mereka dengan peperangan yang menyebabkan kekalahan di Pihak Ainu. Penelitian DNA mutakhir mengemukakan bahwa suku Ainu adalah keturunan dari suku Jomon kuno di Jepang. Suku Ainu yang tinggal di tempat ini seratus ribu tahun sebelum Anak-anak Matahari datang,  dikisahkan dalam salah satu dari Yukar Upopo (legenda Ainu) mereka. Read the rest of this entry

Teleng Ria, Surga Baru Para Surfer

Satu lagi Obyek wisata yang terdapat di Kabupaten Pacitan, yap setelah menyelesaikan postingan tentang Goa Gong, sekarang saatnya postingan spot wisata yang lain yang ada di wilayah Kota 1001 Goa ini. Waktunya saya memperkenalkan :

“PANTAI TELENG RIA

Sudut Indah Teleng Ria

Pantai Teleng Ria berada di Kabupaten Pacitan, sekitar 3 Km dari pusat kota. Hanya butuh waktu 10 menit mencapai Pantai Teleng Ria dari Alun-alun kota. Kabupaten Pacitan terletak di Pantai Selatan Pulau Jawa dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah, sehingga untuk mencapai Pantai Teleng Ria akan lebih cepat jika melalui Yogyakarta. Hanya butuh waktu 3 jam perjalanan. Akses jalan dari Yogyakarta menuju Pacitan pun sangat baik meski ruas jalannya tidak terlalu lebar. Jika berangkat dari Yogyakarta hanya butuh waktu 3 jam perjalanan untuk mencapai pantai ini dengan menggunakan travel jurusan Jogjakarta-Pacitan.

Pantai Teleng Ria itu lautan yang menjorok ke darat atau biasa disebut teluk. Pantainya diapit oleh dua dataran tinggi yang merupakan bagian dari pegunungan kapur Selatan yang membujur dari Gunung Kidul ke Trenggalek, menghadap Samudera Indonesia. Kendati pantai ini disinari matahari yang terik, namun udaranya masih terasa sejuk layaknya hembusan angin pegunungan (khas Pacitan banget). Read the rest of this entry

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 217 other followers