Kaze, Pengembaraan Samurai Tak Bertuan(sebuah novel)


Dale Furutani

Sampulnya menarik ada gambarnya Maki Horikita

Kaze merupakan terjemahan sebuah novel dari Dale Furutani yang berjudul ‘Death at the Crossroads’ yang memenangkan Anthony and Macavity Awards dalam kategori Novel Misteri Pertama. Sebenarnya novel aslinya merupakan sebuah trilogy, akan tetapi saya belum menemukan buku yang ke 2 versi bahasa Indonesia.
Latar tempat pada novel ini akan membawa kita masuk ke dalam desa yang sangat terpencil dimana aparatur desa tersebut berjalan tidak sebagaimana mestinya. Dan tedapat kesenjangan yang sangat jauh antara penguasa dan rakyatnya. Pokoknya tempat itu jauh banget dari bayangan demokrasi, banyak penindasan yang dilakukan para bangsawan terhadap golongan rakyat jelata.
Kaze menceritakan kisah tentang seorang Ronin (samurai tak bertuan) bernama Kaze yang berusaha menepati janji kepada majikannya yang telah mati dalam pemberontakan Tokugawa untuk menemukan putrinya yang hilang. Yap, seperti sifat samurai yang saya kagumi dengan kesetiaannya, Kazeadalah seseorang yang tetap setia terhadap majikannya walaupun si empu sudah tiada.
Dalam novel Kaze kita akan dibawa untuk mendalami kehidupan seorang samurai dengan etika dan norma yang harus dipegang teguh seorang samurai. Seorang samurai adalah orang yang sangat setia kepada majikannya. Dalam perjalanan untuk mencari putri yang hilang, Kaze singgah ke suatu desa bernama Suzaka dan menemukan seseorag yang mati terpanah di persimpangan jalan desa tersebut. Dari sinilah Kaze berusaha mengungkap siapa pembunuh orang itu yang akhirnya akan membawa misteri lain yang saling berhubungan di desa itu, termasuk sebagaian cerita mistis khas Negeri Matahari Terbit.
Pada bagian akhir buku ini, Kaze belum menemukan Putri yang dicarinya, sehingga cerita ini akan terus berlanjut di buku 2(namanya juga trilogi). Jadi akhirnya masih menggantung tak jelas karena buku lanjutannya tak kunjung keluar.
Pelajaran yang dapat di ambil dari buku ini adalah tentang kesetiaan dan komitmen. Seorang Samurai yang telah ditinggal mati oleh majikannya berusaha untuk tetap melaksanakan perintah terakhir tuannya dan tidak terpengaruh oleh rayuan penguasa yang lain.
nah bagi yang tertarik, silahkan baca buku ini yang dijual bebas di toko buku.

About these ads

About Yui

Yui Hidayanto, suka ngeblog, suka foto, suka jalan-jalan.

Posted on December 25, 2009, in Pre dan Review, Serba-serbi Jepang and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 255 other followers

%d bloggers like this: