Jasmine Thompson, Profil Lengkap dan Biodata

Jasmine Thompson

Jasmine Thompson

Sobat sekalian, saya memang suka sama suara musisi-musisi wanita sob, seperti yang telah di ulas sebelumnya seperti Momo Geisha, Tantri Kotak, Ayu Ratna Garasi sampai ke Sabrina Orial. Nah baru-baru ini  radar musik saya menangkap sinyal yang asalnya cukup jauh, tepatnya di negeri Ratu Elisabeth. Tersana di sana ada musisi wanita yang suaranya cocok sekali sob sama kuping saya, doski bernama Jasmine Thompson. Pasti sobat jarang yang tau, karena nama doski masih sangat awal dan asing di blantika musik tanah air sob, di negeri asalnya juga doski belum begitu mentereng, justru dia lebih mentereng di dunia maya, khususnya yutub sob. Saya kenal dia waktu nyari lagunya “Everybody Hurts” nya R.E.M, yang ternyata dicover doski dengan mantap sekali sob. Juara sekali suaranya, tenan sob, ora ngapusi. Read the rest of this entry

Hubungan Peradaban Lampau Jawa dan Jepang

Semenjak nonton tayangan National Geographic Cosmos: A Spacetime Odyssey, saya menjadi tertarik dengan hal-hal yang terkait dalam sejarah masa lampau hingga terbentuk peradaban yang masih eksis sampai saat ini sob. Jadi suka cari-cari artikel menarik buat dibaca, dan ditulis ulang seperti Artikel tentang Suku Ainu di sini. Suatu saat, saya menemukan sebuah artikel berjudul Japan’s Javanese Connection yang ditulis oleh Prof. Ann Kumarprofessor in the Faculty of Asian Studies, Australian National University, and concurrently Director of the International Centre of Excellence for Asia and the Pacific Studies Professor and Associate Director, Centre for Research on Language Change). terbit sebagai newsletter di International Institute of Asian Studies IIAS #34 yang berbasis di Leiden, Belanda. Intinya sob, sebenarnya ada hubungan yang cukup dekat antara peradaban masa lampau di Jepang dan di Jawa. Tertarik memahaminya saya mengambil sebuah penelusuran sedikit dalam artikel terkait dan akan coba saya tulis kembali disini dengan gaya yuiword.com tanpa mengurangi kedalaman artikel sob.

Japan's Javanese Connection

Japan’s Javanese Connection

Pertama, hubungan yang dimaksud bukan terbangun sejak Perang Dunia II dan terkait dengan Penjajahan jepang di bumi nusantara, kita harus masuk dalam lorong waktu untuk kembali ke era 2000-an tahun silam, dalam rentang waktu 300 SM hingga 300M. Rentang waktu itulah yang diselami oleh Ann Kumar dalam melakukan penelitian. Walaupun ada sinyalemen bahwa jauh sebelum era tersebut, sekitar zaman es terakhir pada 15.000 tahun yang lalu, Jepang terhubung ke benua yang menghubungkan Kepulauan Ryukyu ke Taiwan dan Kyushu, salah satu yang menghubungkan Kyushu ke semenanjung Korea, dan satu lagi yang menghubungkan Hokkaido ke Sakhalin dan daratan Siberia. Bahkan sob, Filipina dan Indonesia juga terhubung ke daratan Asia. Hal ini memungkinkan migrasi dari Cina dan Austronesia terhadap Jepang seperti yang pernah dibahas ditayangkan NHK (Salah satu Perusahaan Penyiaran di Jepang), tetapi karena memakai bahasa Jepang, saya masih sulit mencernanya. Read the rest of this entry

Gunung Rogojembangan, Catatan Geotrek Proto Dieng

geotrekcover

Geotrek Proto Dieng, Gunung Rogo Jembangan

Sob, ini adalah salah satu pengalaman menarik yang belum sempat saya tulis di blog, sebenernya kalo saya ceritakan sekarang ini sob, sama saja saya sedang menceritakan sejarah yang jejak-jejaknya masih terabadikan dalam kumpulan foto yang di tag teman maupun uploadan sendiri di halaman facebook saya. Yah daripada hilang tak berbekas dimakan usia sob, biarkan saya simpan menjadi sebuah tulisan yang dapat dibaca-baca kembali saat santai kayak di pantai.

Intro

Alkisah (masuk lorong waktu kembali ke tahun 2012) rutinitas kerjaan memang bikin bosen, apalagi kalo iramanya terlalu monoton, jadi memang perlu sesuatu yang baru untuk me refresh diri, jalan-jalan jadi pilihan, tapi tidak tau kemana kaki ingin melangkah. Sampai akhirnya saya lihat-lihat di forum barangkali ada yang bisa menginspirasi. Ternyata di forum lagi ada open trip yang masih buka pendaftaran peserta sob, mantaaap. Geotrek Proto Dieng, Gunung Rogo Jembangan (2117 mdpl) tanggal 6-8 Juli 2012. Tertarik untuk tahu lebih lanjut akhirnya saya telusuri, ternyata gunungnya ada di sekitaran perbatasan Pekalongan dan Banjarnegara sob. Baru ini saya mendengar disana ada gunung namanya Rogo Jembangan sob. Makin penasaran saya sob, akhirnya setelah saya pertimbangkan jika gunung ga terlalu tinggi jadi ga perlu persiapan khusus dan menarik nih sob karena tempatnya juga belum ketahuan. Singkat kata sob, saya mendaftarkan diri kedalam rombongan dengan orang orang yang belum saya kenal sebelumnya sob. Tapi biasalah sob, walaupun ga kenal biasanya manusia seperti yang suka jalan-jalan itu kan setipe, jadi ya bakal gayeng sob. Iyo ora sob?? Read the rest of this entry

Lamalera, Menelusur Jejak Sang Pemburu Paus

Bertarung dengan paus

Bertarung dengan paus

Suatu ketika dipantai, ketika mendengar suara gitar yang mengalun dikejauhan, pikiran sa teringat pada suatu tempat, Lamalera. Yap Lamalera, sebuah tempat sunyi di Indonesia yang masih menyimpan banyak sekali keindahan dunia yang masih alami, alam, budaya dan adat manusianya. Disana, masyarakat masih sangat jauh dari modernisasi, globalisasi dan masih menjunjung tinggi toleransi antar manusia. Disanalah sebuah tempat di Gugusan Nusa Tenggara.

Lokasi :

Lamalera adalah desa kecil yang secara administratif berada di Kabupaten Lembata (Pulau Lembata) yang berada di gugusan Nusa Tenggara Timur. Pulau Lembata sendiri terletak 190 kilometer di sebelah utara Kupang, Ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kota terbesar di Pulau Lembata ialah Lewoleba di bagian selatan pulau yang merupakan ibu kota Kabupaten Lembata.

Untuk menuju Lewoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata, Anda perlu menyeberangi lautan. Penerbangan dan perahu menjadi pilihan pasti. Bandar Udara Wunopito di Lembata sudah sangat baik kondisinya untuk sebuah kabupaten yang baru berkembang. Landasannya membentang sepanjang 1.200 meter dan rencananya akan diperpanjang menjadi 1.500 meter agar pesawat lebih besar dapat singgah.

Saat ini penerbangan yang intensif melayani bandara ini ialah Trans Nusa dengan Foker-50-nya. Penerbangan ini menghubungkan Lembata dengan Kupang, Ibukota Provinsi Nusatenggara Timur di Pulau Timor 4 kali seminggu. Bandar Udara El Tari di Kupang sendiri sudah banyak dilayani berbagai penerbangan yang menghubungkan kota-kota besar di Indonesia. Bila Anda terbang dari Jakarta, Bali, atau Makassar, mendarat di Kupang tidaklah sulit, walau jumlah penerbangan terkadang masih belum sebanyak bandara lain, sehingga terkadang harus menanti tempat duduk kosong. Read the rest of this entry

Ke Singapura Rute Batam

Maskot Temasek, bukan saya tapi belakang saya

Maskot Temasek, bukan saya tapi belakang saya

Banyak jalan menuju roma, mungkin begitulah peribahasa yang tepat untuk pengalaman melancong ke Temasek ini sob. Selain dengan memanfaatkan tiket penerbangan promo dari Maskapi seperti Air Asia dan Tiger Air yang mengantarkan anda dari penjuru Indonesia langsung ke Changi Airport, juga bisa mencoba rute perjalanan lainnya seperti pergi ke Singapuradengan naik kapal ferry dari batam. Dengan cara ini kita nggak hanya bisa berwisata ke Singapura sob, tapi juga bisa mampir di Batam buat mencicipi Sup Ikan Batam dan berwisata di batam yang dikenal sebagai are perdagangan bebas / free trade zone. mampir sini juga bisa bawa oleh 0leh elektronik atau gadget dengan harga miring.

Dimulai dari Cengkareng

Seperti biasa perjalanan melancong dimulai dari SHIA menuju ke Bandara Hang Nadim Batam. Bandara ini cukup besar dengan fasilitas yang cukup lengkap. Nah, kalo memang kita berencana berenang dari Batam ke Singapura, maka saya sarankan untuk membeli tiket kapal ferry ke Singapura di bandara saja, dengan harga yang lebih murah dibandingkan jika anda beli di pelabuhan. Anda bisa beli harga kapal ferry pulang pergi Batam-Singapura seharga $13 saja, sedangkan kalau anda beli di pelabuhan, harganya $15. Dari Bandara Hang Nadim, transportasi yang bisa buat jalan-jalan adalah taksi, banyak taksi gelap tapi harganya ga gelap-gelap amat. Tinggal keluar dan naik salah satu taksi yang berjejer di parkiran taksi pas di depan pintu utama bandara. Ga ada antrian, jadi naik aja taksi yang kosong.

Pelabuhan Kapal Ferry Batam Center

Sebenernya ada beberapa pelabuhan kapal ferry di Batam. Pelabuhan yang paling dekat dari bandara adanya di Batam Center. Batam Center adalah pelabuhan baru yang menggantikan pelabuhan Batu Ampar yang sudah tua dan ga layak pakai. Selain Batam Center, juga ada pelabuhan ferry di Sekupang yang juga melayani tujuan Singapura, tapi lokasinya lebih jauh dan harga taksinya pun akan pasti lebih mahal. Read the rest of this entry