Pacitan, the little Paradise…


Selamat Datang Di Kota 1001 Goa

Okay, Mungkin banyak yang belum pada tahu tentang Pacitan. Memang Pacitan sebuah kota kecil di Pesisir Selatan Jawa Timur. Kota tempat saya tumbuh itu, berbatasan langsung dengan Prov Jawa Tengah di sebelah baratnya. Sedangkan disebelah utara, kota kecil ini berbatasan dengan Ponorogo, sebuah kota yang terkenal dengan kesenian Reog nya. Nah, di sebelah selatan kota ini, terbentang luas Samudera Hindia Yang mengurungnya. Kota ini terletak tidak jauh dari 2 kota budaya di Indonesia, yaitu Jogja never ending Asia (Yogyakarta) dan Solo the spirit of Java (Surakarta).

Kota ini mulai terkenal dan menjadi sorotan banyak orang karena salah satu putra terbaiknya berhasil menduduki kursi Presiden Republik ini. Kota kelahiran RI 1 sekarang ini, bapak Susilo Bambang Yudhoyono ini mulai mencoba mengembangkan semua potensi yang dimilikinya, salah satu sektornya adalah Pariwisata. Kota ini menawarkan keindahan alamnya sebagai primadona wisatanya dengan keindahan dan keeksotisan suasana Pantai Selatan Jawa yang mempunyai aura tersendiri, dengan ombak yang sangat indah dengan deburannya yang kencang serta dilengkapi rentetan gugusan pegunungan Selatan Jawa yang membentenginya. Sekarang kota kecil ini mulai mengembangkan diri sebagi salah satu kota wisata tempat tujuan turis-turis local dan mancanegara yang mencari keindahan alam yang secara natural masih terjaga dari sentuhan modernalitas dan industrialisasi.

Nah, obyek-obyek wisata yang ditawarkan oleh Pacitan mulai dari wisata pantai, goa dan pemandian air hangatnya. Dimulai dengan dengan bermacam jenis pantai yang dimilikinya, mulai dari pantai Teleng Ria yang berupa teluk dengan ombaknya yang tidak terlalu tinggi dan berada di dekat kota, pantai Srau yang menawarkan keindahan pasir pantai yang putih dan bersih, Watu Karung dan Sundak yang berpasir putih juga dan dengan karang yang menghiasinya. Dan semua itu masih-masih sangat alami.

Pacitan yang diproyeksikan sebagai Kota Wisata Karst terkenal akan keindahan goa alaminya. yang menjadi primadona wisata adalah Goa Gong yang dikenal sampai ke luar negeri (anda pasti belum tahu).

Yap Goa Gong merupakan Goa yang diakui oleh dunia sebagai Goa terindah ke 2 setelah Goa apa gitu* di Prancis yang menjadikan para turis ingin mengunjungi kota ini. Kenapa namanya Gong? yap karena di dalam goa itu terdapat stalakmit yang berbunyi seperti Gong jika dipukul. Selain itu, masih terdapat Goa Tabuhan yang batu-batuannya dapat digunakan sebagai gamelan untuk mengiringi nyanyian dari si sinden (anda pasti akan takjub) dan Goa Putri yang tidak kalah cantik. Selain itu di Pacitan juga terdapat pemandian air hangat alami yang mata airnya berasal dari Pegunungan apa gitu, nah pemandian ini bisa menyembuhkan bermacam-macam penyakit dengan kandungan belerangnya…

 

Pembangunan PLTU di Kec Sudimoro, Pacitan

Dan sekarang, sebagai perwujudan program peningkatan pembangkit listrik, di Pacitan sedang dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap. Dan sekarang telah hampir selesai. Pembangunan proyek ini juga otomatis akan membuat Pacitan akan lebih terkenal lagi (semoga keluar di soal ujian anak SD).

 

Nah sedikit deskripsi tentang kota tempat saya tumbuh itu, walaupun saya tidak dilahirkan di Pacitan, saya bangga menjadi salah satu warganya. semoga tulisan ini bisa menginspirasi kalian yang lagi hunting nyari rekomendasi tempat wisata yang mau dikunjungi.

Untuk Lenih jelasnya, silahkan dinikmati foto-foto tentang Pacitan,

Foto-foto Goa Gong :

 

Stalaktit yang menghiasi dinding Goa

Sisi Dalam Goa Gong

 

Goa Tabuhan :

 

Goa Tabuhan, tak kalah oleh Goa Gong

 

 

Pantai-Pantai di Kabupaten Pacitan:

 

Pantai Srau

Pesisir Pantai Nampu

Pantai Klayar dari puncak Bukit

Putra Pacitan kala berkunjung ke Pantai Teleng Ria

Pantai Watu Karung

 

Monumen Jenderal Sudirman:

 

Monumen Jenderal Sudirman

 

Pemandian Air Hangat :

 

pemandian Air Hangat

 

 

Iklan

About Masbro Yayan

jalan-jalan, bagi tips, ulasan bebas, kilas jepang

Posted on Desember 25, 2009, in Catatan Jalanan and tagged , , . Bookmark the permalink. 21 Komentar.

  1. 31/12/11 s.d 1/1/12 mau berjelajah pacitan dan kemolekannya 🙂

  2. aku mo ijin share again ya mas ^^

  3. saya juga dilahirkan dipacitan tp sekolah dijakarta..oneday saya ingin tinggal dan menetap disana…mohon bantuannya apa bila ada yg menjual tanah didaerah pacitan terutama kotanya,terima kasih

  4. @Semoga dengan adanya bupati yg baru ini pacitan semakin maju,masyarakat mnjadi merata perekonomiannya dan semoga bisa mnunjukkan kelebihan2 yg ada di kota pacitan……

  5. aku asli pct.nanging golek pangan ng tanjung pinang.th baru 2010 aku ng pct.sego thiwule sing ra nguwati

  6. mari khabarkan pacitan walau sedikit… tlah banyak membantu to memahami dan mengenalkan pacitan… kami bangga lahir disana…salam… warga pacitan ditegal…

  7. Kita minta infonya peta wisata kota pacitan dong…..

  8. Kita mo tau peta wisata kota pacitan…

  9. kalau kita melihat sejarah bangsa ini ada sebuah fenomena yang diambil pemegang kebijakan tidak menjadikan kesejahteraan untuk rakyatnya justru menyengsarakan. minyak bumi, tambang dll dikuasai eleh pihak luar. dari sumber daya alam saja kita seharusnya sudah makur,
    apalagi ditambah dengan penyelenggara negara yang koruptif. rasanya semakin miskin negara kita ini,

    salah satu tempat hiburan untuk masyarakat pctn adalah pantai pacitan. tp untuk masuk saja harus jualan gaplek satu karung. seharusya pemimpin juga memikirka kaum marginal yang membutuhkan hiburann.

    Pak Bupati / dinas pariwisata pacitan. apa tidak ada solusi yang solutif untuk masyarakat agar bisa menikmati kindahan alam kita sendiri……

  10. ass. mas yui jakartane endi sampeyan asline endi. mudah2 dengan bupati yang baru nanti pacitan semakin oke. kemarin satu minggu sblm puasa saya pulang ke pactan katanya masyarakat pada ngeluh sebabe saiki nek mau masuk pantai teleng sangat mahal untuk ukuran masyarakat pacitan, padahal untuk hari2 biasa itu mayoritas masyarakat pacitan yang masuk pantai, sekarang katanya males ke pantai mas karena pantai sdh di gadaikan sama orang swedia….. harga tiketnya mahallll.. terus gimana solusinya pak buapati….
    kasihan amat yaa jadi orang pacitan

    • Bener banget tuh mas,,,sebagai masyarakat sekitar nya,,harus nya ada pengecualian,,karena kalo ttp mahal,,masyarakat pada enggan pergi k pantai meskipun deket dari rumah nya…

  11. anugerah sarjana

    saya malah asli orang pacitan ,sudimoro tmpatnya di bangun proyek pltu pacitan . dengan adanya proyek PLTU masyarakat sekitar sangat mendukung karena ada berkah yang luar biasa terutama untk lapangan pekerjaan dan lain -lainnya . kalau ada yg mua tanya soal PLTU mungkin saya lebih tahu lho mas…..

    Yui :sip, nanti saya tak tanya njenengan wes…

  12. saya tau pacitan karena JUPE.. hehehhe 😉

    Yui : walah bro,, berarti anda belum tau dimana RI satu sekarang SBY itu lahir dan ditempa dimasa mudanya..

  13. tapi……………
    terjamah oleh sensasi mbak jupe gmana ea nasib orang pacitan yang lugu lugu abis nyyyyyyyy T__T

    Yui : itulah ko,, sebenarnya saya juga pengen tau apa perubahannya,, jadi penasaran, tapi kalo banyak negatif,, jangan lah…

  14. ass.aku wong pacitan asli,saiki golek pangan ning bekasi alamatku ning pacitan pondok wates widoro pacitan aku rindu karo beritane kab pacitan

    Yui : salam kenal mas abimanyu,,, saya juga di jakarta!!! sama2 rindu kampung halaman.

  15. saya juga pernah tinggal 12 tahun disana.tepatnya d’lorog, rasanya rindu akan suasana disana.muat lebih banyak tentang pacitan, terutama tentang pembangunan PLTU…

    Yui : oke tunggu saja kabarnya..

  1. Ping-balik: Goa Gong, Pesona wisata Pacitan « yuiworld

  2. Ping-balik: Pacitan = World Geopark wannabe « yuiworld

Tinggalkan Balasan sob..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: