L’Arc~en~Ciel (Laruku),,, apa itu???


inilah Laruku

Mungkin bagi yang belum banyak tau tentang Jejepangan pasti bakalan tanya apa itu laruku? Sejenis obat cacingkah ato racun serangga. Atau masih banyak pertannyaan lain selain itu. Tapi bagi yang sudah hobi Jejepangan pastilah sudah tidak asing lagi. yap Laruku adalah nama sebuah Band legendaris asal negeri sakura yang mempunyai penggemar hingga ke seluruh dunia. L’Arc~en~Ciel ラルク アン シエル (Raruku An Shieru atau lebih dikenal dengan Laruku(japanese kan jarang yang bisa ngomong “L”) yang beranggotakan Ken, Tetsu, Hyde dan Yuki(formasi sekarang)adalah band yang mengusung aliran rock bernuansa jepang atau yang biasa disebut Japanese Rock atau J Rock. Band inilah yang mengilhami kemunculan Band J-Rock yang digawangi Iman, Wima, Sonny dan Anton. Nama Laruku berasal dari bahasa perancis yang artinya Lengkungan di langit atau pelangi. Nama itu diambil oleh Tetsu dari film dengan judul yang sama.

Band besar ini, terbentuk di Osaka, sekitar awal tahun 1991 setelah dua orang anak muda penuh inspirasi bernama Tetsu pada vokal dan bas dan Hiro pada gitar membentuk sebuah grup band. Yap hanya berdua hingga suatu hari tetsu Tetsu menyaksikan penampilan grup band Jerusalem Rod dengan nangkringnya Hyde pada vokal . setalah melihat tekhnik vokal Hyde yang khas dengan falseto mautnya Tetsu yakin bahwa Hyde adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi vokal di grup band-nya. Maka selama beberapa waktu ia terus mengikuti penampilan band tersebut, hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mengajak Hyde dan rekannya di Jersarem’s Rod, Pero untuk bergabung dengannya. Dan Hyde akhirnya memutuskan untuk meninggalkan band lamanya dan bergabung bersama band Tetsu. Maka terbentuklah formasi paling awal L’Arc~en~Ciel, yakni Tetsu (bass sekaligus pemimpin band), Hyde (vokal), Hiro (gitar), dan Pero (drum).

Seperti Band legendaris Indonesia SLANK yang pernah bongkar pasang formasi, L’Arc~en~Ciel juga pernah melakukan bongkar pasang formasi. Dimulai pengunduran diri Hiro yang terjadi tepat sebelum mereka akan memulai demo rekaman. Setelah berbagai macam persiapan yang telah mereka lakukan sebelumnya untuk rekaman, misalnya mereka telah menyewa studio dan lain sebagainya, tentu akan sangat konyol apabila mereka membatalkannya. Maka Tetsu kemudian membujuk Ken, teman masa kecilnya untuk membantu dalam pembuatan demo. Ken menyanggupinya dan pada waktu itu ia harus menghafal seluruh lagu yang akan dimasukkan ke dalam album dalam waktu yang cukup singkat, yakni 5 hari, akan tetapi ia mampu melakukannya, dan proses rekamanpun akhirnya dapat selesai dalam 3 hari.

Akhirnya Ken pun masuk sebagai anggota Laruku setelah melakukan langkah berani dalam hidupnya. Yap, ketika itu, Ken adalah mahasiswa tingkat akhir di sebuah Universitas di Nagoya, Sibuk menyelesaikan kuliahnya serta ngeband yang tak bisa dibagi, Ken memutuskan untuk meninggalkan bangku kuliahnya dan bergabung dengan L’Arc~en~Ciel (meskipun pada saat itu ia tidak begitu yakin akan masa depannya di musik). Keputusannya itu tentu saja ditentang habis oleh orang tuanya yang menginginkan ia menjadi seorang sarjana. Akibatnya ia diusir dari rumah dan tidak pernah bertegur sapa lagi dengan orang tuanya.
Sebuah keputusan yang berani dai Ken, Salut!!!!

Tidak hanya sampai disitu, L’Arc~en~Ciel harus kehilangan salah satu anggotanya lagi. Pero mengundurkan diri tepat setelah penampilan live mereka di Osaka Music Hall. Maka kemudian Tetsu mulai mencari drummer untuk menggantikan Pero. Pada suatu hari ia melihat penampilan Sakura yang langsung menarik perhatiannya. Kemudian Tetsu mencoba mengajaknya bergabung bersama L’Arc~en~Ciel dengan cara mengirimkan demo tape kepada Sakura. Sakura pun akhirnya mau bergabung bersama L’Arc~en~Ciel

Memang roda selalu berputar, dan tidak akan berada pada tempat yang sama untuk selamanya. Begitu juga L’Arc~en~Ciel. Setelah meleati masa-masa emasnya selama 5 tahunan, pada bulan April 1997 akan selalu tercatat dalam sejarah perjalanan karier band ini sebagai masa-masa mimpi buruk. Sakura, sang Drumer harus rela didepak dan dikeluarkan dari band karena penggunaan narkotika, walaupun sebenarnya rekannya tidak menginginkan dia pergi. Dan Hyde pun menjadi orang yang paling terpukul akan keputusan itu, karena dia paling dekat dengan sakura.
Aku sangat menyesal, aku telah melakukan hal yang sangat bodoh, dan tak pantas untuk dimaafkan. Aku tidak berhak lagi untuk tetap berada di dalam band, semua ini salahku. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi L’Arc~en~CIel, aku berharap agar mereka tetap berjuang dan semoga semakin sukses di masa mendatang”, itulah kata-kata perpisahan yang diucapkan oleh Sakura ketika ia meninggalkan Laruku.

Dan Sakura pun keluar,agar band tersebut tetap eksis, Tetsu pun sebagai sang pemimpin segera mencari drummer pengganti. Suatu ketika ia mendengar Yukihiro, eks-Zi:Kill dan Die in Cries yang keduanya telah disbanded atau membubarkan diri. Setelah dilakukan pendekatan Yukihiro pun masuk menjadi anggota L’Arc~en~Ciel.

Setelah Yukihiro masuk(sebagai Additional Player), Laruku pun langsung mengeluarkan single terbaru berjudul Niji yang berarti pelangi seperti nama band mereka. Berkaitan dengan judulnya, Hyde mengatakan bahwa judul lagu tersebut menggambarkan perjalanan karier mereka yang pada awalnya banyak dikhawatirkan orang akan segera berakhir karena masa-masa yang sangat buruk, akan tetapi kemudian mereka muncul kembali, bagaikan keindahan pelangi yang muncul di langit setelah gelapnya hujan. Dan lagu tersebut menjadi soundtrack Rurouni Kenshin (Samurai X) the movie.

Tidak berlama-lama menjadi additional player, pada tanggal 1 Januari 1998, Yukihiro secara ofisial bergabung dengan L’Arc~en~Ciel menggantikan Sakura yang telah resmi keluar dari Laruku karena narkotika. Meskipun demikian, masuknya Yukihiro ke L’Arc~en~Ciel menciptakan suatu polemik di kalangan fans mereka, ada yang pro dengan kedatangan Yukihiro ada juga yang kontra. Memang cukup wajar seandainya masih banyak fans yang belum bisa menerima kepergian Sakura, sebab bagaimanapun juga Sakura telah menjadi bagian dari Laruku selama lima tahun yang bisa dikatakan tidak sebentar, bahkan ia turut mewarnai musik L’Arc~en~Ciel dengan style drumnya.Selain itu ada satu hal yang patut dicatat, bahwa semenjak pergantian personel dari Sakura ke Yukihiro, terjadi transformasi image dari L’Arc-en-Ciel, yang semula penampilan mereka lebih bercorak visual yang kecewek-cewekan(visual kei), secara bertahap berubah menjadi lebih maskulin.

Yap hingga akhirnya formasi terakhir inilah yang masih bertahan sampai sekarang. Selain Band tersebut, setiap personil laruku pun mempunyai karir sampingan. Diawali oleh Tetsu yang membentuk band bernama TETSU69, pada tanggal 18 Juli 2001 menelurkan single pertamanya yang berjudul wonderful world (c/w tightrope). Disusul Shinkirou dan Fifteen a Half pada pertengahan tahun 2002. Single terakhirnya sebelum meluncurkan album perdananya yang berjudul Suite November adalah WHITE OUT.

Yukihiro tak mau ketinggalan, bersama band bentukannya Acid Android ia telah merilis dua album, acid android dan fault selain sebuah single yang berjudul ring the noise yang dijadikan soundtrack sebuah Game yang berjudul Devil May Cry.

Hyde, sang vokalis, dianggap sebagai personel Laruku yang paling sukses dalam bersolo karir. Dimulai dengan peluncuran single pertamanya berjudul evergreen, ia kemudian merilis dua single lainnya, yakni angel’s tale dan Shallow Sleep yang selanjutnya dikompilasikan dalam album yang diberi judul Roentgen dan Roentgen~english ensemble~. Belum puas juga, ia kembali melemparkan dua single Hello dan HORIZON berturut-turut pada Juni dan November 2003. Selanjutnya kedua single tersebut dapat kita temukan dalam album kedua Hyde yang berjudul 666. Tak hanya di musik, Hyde pun berhasil merambah layar lebar. Sejauh ini sudah dua judul film ia bintangi, yakni MoonChild dan Kagen no Tsuki~Last Quarter.

Ken yang mulanya adem-adem saja akhirnya tersulut juga untuk melakukan kerja solo. Ia membentuk sebuah band yang dinamakannya Sons of All Pussys atau sering disingkat menjadi S.O.A.P. Yang menarik, dalam band tersebut, Ken kembali reuni-an dengan Sakura, eks-drummer L’Arc~en~Ciel. Bersama S.O.A.P, dari sejak Februari 2002 hingga Juli 2004, ia sudah mengeluarkan tiga mini album, di antaranya GRACE, gimme A guitar, dan high serta sebuah single yang judulnya Paradise.

Iklan

About Masbro Yayan

jalan-jalan, bagi tips, ulasan bebas, kilas jepang

Posted on Januari 1, 2010, in Pojok Jepang, Ulasan Bebas. Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. Thanks infox.Btw alamat dload lengkapx dimana ea brur.Kirim k mailq dumz zoca8@mig33.com tnks b4.

    Yui : alamat download lengkapnya, wah ga tau official webnya, kalo saya sih cari2 di http://www.4shared.com

  2. mampir2 disini… wah, soal band jepang yah… ikut menyimak saja, kurang paham juga sih. hehe

    Yui : Iya sob,, laruku.. slanknya Jepang sih menurut saya…
    oke deh tar mampir…

  3. Hyde emang dari dulu selalu keliatan muda yaa… 😀

    scandal N the Gazette juga posting dong bro… 😆

    Yui : siap nantikan postingan selanjutnya,, tengkyu sarannya sob..

Tinggalkan Balasan sob..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: