Category Archives: Bola dan Arema

Noh Alam Shah (Si Singo Edan dari Negeri Singa)

Kali ini saya ingin mempersembahkan sebuah Postingan untuk Seorang punggawa Singo Edan, yang kemarin tanggal 1 April 2011 telah berhasil mengatasi Puasa GOL dari Penampilan bersama Arema akhir-akhir ini. Yap 2 Gol kemenangan yang cantik dicetak saat Arema menjamu Persib Bandung di Kandang Singa Stadion Kanjuruhan yang berakhir dengan kedudukan AREMA 2-0 Persib. Yap dialah Noh Alam Shah…

BIODATA

Along - The Crazy Lion

Nama lengkap             : Mohd. Noh Alam Shah bin Kamarezaman
Nama panggilan           : Along, NAS
Tanggal lahir                : 3 September 1980
Tempat lahir                : Singapura, Singapura
Tinggi                          : 178 cm
Posisi bermain             : Penyerang
Informasi klub              : Klub saat ini Arema Indonesia

Nomor punggung          : 12
Karier junior                : 1997 Sembawang Rangers
Karier senior                :

  • 1998-2002                               Sembawang Rangers
  • 2001                                       Singapore Armed Forces
  • 2001-2002                               Sembawang Rangers
  • 2003-2007                               Tampines Rovers
  • 2007-2008                               PDRM FA (Pinjaman)
  • 2008-2009                               Tampines Rovers
  • 2009-2010                               Arema Indonesia
  • 2010-2011                               Arema Indonesia

Tim nasional

  • 2001- Sekarang                             Singapura 75 penampilan (34 gol)

Sebelum terjun ke sepakbola Along pernah tercatat sebagai pemain timnas sepak takraw U-12 Singapura dan berposisi sebagai Tekong. saat berusia 14 ia memutuskan berhenti bermain sepak takraw untuk mencoba bermain sepakbola hingga akhirnya ada pemandu bakat yang tertarik dan memasukan namanya di tim, saat usianya 16 tahun, tidak heran kalau ia sering melakukan tendangan salto ala seorang pemain sepakbola takraw. Read the rest of this entry

AREMA setahun ini

karya aremania

Alhamdulillah, Akhirnya berakhirlah Indonesia Super League dengan AREMA indonesia keluar sebagai Kampiunnya. Sebuah hal yang sangat dinanti-nantikan seluruh Aremania dan Aremanita dimanapun berada.  Sebuah perjuangan selama satu musim ini yang membuahkan hasil yang cukup manis. Sebuah perjuangan berata dari tim sekelas Arema yang berplat hitam dengan pendanaan yang pas-pasan diantara klub plat merah yang selalu menyusu kepada APBD daerah tersebut untuk mengarungi kompetisi.

dari awal tim kebanggaan arek malang berjuluk singo edan ini sudah mendapat cobaan bahkan sebelum peluit kick off iSL resmi berbunyi. Akibat Bentoel diakuisisi oleh British America Tobacoes (B.A.T) Arema mengalami kesulitan pendanaan, karena klub tanpa susu dari APBD ini sebelumnya selalu ditopang PT Bentoel darisegi pendanaan harus mencoba mencari jalan lain untuk bertahan dan berburu pemain setelah PT BAT tidak bersedia mendanai Arema sebesar tahun sebelumnya. Manajemen dan Aremania di bikin kelimpungan.

Di sisi manajemen di haruskan memutar otak untuk berkreatif mencari pendanaan lain untuk klub kecintaan publik Malang Raya. Disisi lain, Aremania dibikin resah karena tim tidak mendatangkan pemain-pemain top yang didambakan, bahkan sangat lamban dalam berburu pemain asing. Semaunya memang bermuara pada pendanaan. Untunglah pada akhirnya skuad singo edan dapat melengkapi pemain yang dibutuhkan, perpaduan  punggawa-punggawa muda energik dan penuh talenta dipadu pemain senior sarat pengalaman yang diramu oleh pelatih yang biasa melatih para pemain muda. Komposisi tersebut menimbulkan komentar dari para pengamat bola “Arema tidak akan bertahan musim ini” alias akan terdegradasi. Dan Aremania pun ragu akan keputusan manajeman tersebut. Read the rest of this entry

Cerita dari Bhumi Arema

arema ada dimana-mana

Malang 15 Januari 1989, saya dilahirkan didunia. Di sebuah rumah sakit Muhamadiyah yang berada di Sumberpucung, sebuah kecamatan di wilayah Kab. Malang. Sejenak setelah saya lahir adzan ashar pun berkumandang, dikumandangkan masjid di samping rumah sakit yang tidak terlalu besar itu..

Bhumi Arema, di suatu rumah bergaya Jawa Timuran aseli,, dengan halaman yang luas dan banyak pohon sawo. Sungai kecil anak sungai Brantas mengalir di depan halaman rumah itu dengan airnya yang tenang, setelahnya ada rel kerta api yang sering dilintasi oleh kereta Matarmaja ataupun Gajayana, dan setelahnya terus didepan halaman rumah itu, hamparan sawah luas terhampar yang setiap kali disibukkan dan menyibukkan para petaninya, dan terus didepan halaman rumah itu, hutan jati yang lebat pun berada, dan masih jauh didepan halaman rumah itu, Gunung Kawi terlihat meninggi dan membiru. Terbatas pandangan mata melihat ke depan, alihkan pandangan ke arahkanan, mata sudah di tunggu di kejauhan oleh kehadiran Puncak Tertinggi Pulau Jawa, Semeru namanya (3676 mdpl), sebuah simbol kebesaran Tuhan sang pencipta alam. Di dasar gunung itulah tempat ari-ari saya di dikuburkan.

Yap itulah rumah Kakek saya. Rumah tua bergaya jatim aseli. Tempat saya memulai hidup saya, bermain dan berenang dengan sungai didepan halaman, bermain dan berkotor-kotoran dengan tanah sawah didepan halaman, bermain dan berlari di pinggiran hutan jati yang lebat dan memandang indahnya Gunung Kawi yang menjulang tinggi. Damai sungguh masa kecil itu,, bahagia sekali.. Read the rest of this entry

Aremania itu,,,,

AREMA

SALAM SATU JIWA (SASAJI)

Jika anda suka mengikuti siaran atau gelaran pertandingan sepakbola Indonesia Super League, maka jika saya menyebutkan nama Arema Indonesia pun anda tentunya sudah tidak asing lagi di otak anda. Yap Arema Indonesia, sebuah klub yang berasal dari malang yang dulu bernama Arema Malang ini pun menjadi salah satu tim sepakbola yang ikut bersaing menjadi kampiun pada gelaran ISL tahun ini.

Dan sekarang saatnya saya menulis tentang Arema, lalu kenapa saya menulis tentang Arema? Jawabannya adalah karena saya adalah bagian dari suporter Arema yang lebih dikenal dengan nama Aremania. Ya, walaupun saya sudah tidak lagi bertempat tinggal di bhumi Arema, tapi tetap, darah biru, dan jiwa singa Arema sudah merasuk pada diri saya. Dan sampek ketam ayas tetep Aremania!!

aremania dan maskot SINGO EDAN

Setiap tim sepak bola, pastilah memiliki fans atau yang lebih dikenal dengan nama supporter, dan begitu juga Arema, yang didukung oleh Aremania dan Aremanita. Sepak terjang Arema di ISL pun diikuti sepak terjang Aremania di dunia suporter Indonesia. Aremania adalah salah satu kelompok supporter besar yang ada di Indonesia dan memiliki loyalitas yang sangat tinngi kepada klubnya. Diakui sebagai salah satu kelompok suporter paling loyal di Indonesia, Aremania pun selalu menemani kemanapun Arema bertanding tak peduli jauh tidaknya jarak yang ditempuh, insya Allah Aremania pun hadir dan selalu datang dengan damai, membayar tiket saat menonton pertandingan sehingga Aremania selalu disambut baik oleh supporter tuan rumah dimanapun mereka berkunjung kecuali di Surabaya(yah anda tau sendiri lah alesannya….).

Aremania Tour Ke Lamongan

Selain sebagai supporter yang cinta damai, Aremania pun dikenal dan diakui sebagai kelompok supporter yang kreatif saat berada di stadion. selalu menyanyikan lagu yang menarik yang akhirnya lagu-lagu aremania banyak diaplikasikan oleh kelompok suporter lain untuk mendukung klubnya. selain itu, tarian-tarian Aremania di dalam stadion yang dipimpin seorang dirigen bernama Yuli Sumpil selalu menambah atraktif di dalam stadion.

komitmen arema mewujudkan perdamaian

Read the rest of this entry

Romeo Juliet (potret dunia supporter Indonesia)

cover film

Barusan nonton film yang bisa menginspirasi para Insan Suporter Sepakbola Indonesia, walaupun konfik-konflik yang ditampilkan agak-agak lebay tapi memang bagus sih.

Yap, saya telah menyelesaikan nonton romeo dan Juliet yang sebenarnya telah tayang lama banget di bioskop. Tapi saya dulu tidak tertarik nonton karena kesannya memang ini film adalah film romantic walaupun dibumbui aroma sepak bola, atau lebih tepatnya permusuhan antara dua kelompok supporter di Indonesia.

Hmm, bercerita tentang kisah cinta remaja, yang sama-sama gila bola, Rangga si cowok adalah supporter Persija Jakarta sejati atau Jakmania dan si cewek bernama Desi yang notabene orang Bandung berasal dari keluarga yang sangat fanatic terhadap Persib Bandung atau Viking. Sebenarnya tidak ada yang salah atas percintaan mereka karena sebenarnya mereka saling mencintai. Akan tetapi masalah muncul ketika prinsip berbicara, dimana Jakmania dan Viking itu merupakan seteru abadi semenjak adanya tawuran supporter yang menewaskan beberapa orang dari kedua pihak. Kakak Desi yang merupakan orang yang disegani dikalangan Viking tidak menyetujui hubungan Desi dengan Rangga Setelah tahu bahwa Dhimas adalah seorang Jakmania.

Akhirnya Desi pun kabur dari rumah setelah Rangga melamar dia di rumahnya dan sempat dipukulin sama si kakak. Akhirnya setelah mendapat persetujuan sang Ibu, akhirnya Desi pun menikah secara diam-diam dengan wali pamannya. Karena situasi yang tidak kondusif untuk mereka di kedua kota itu, Jakarta dan Bandung, setelah sempat juga keduannya dicap pengkhianat karena berhubungan dengan musuhnya, akhirnya mereka berpindah ke Malang.

Yap seperti itulah review singkatnya hingga di akhir film ini si Rangga tertusuk pisau setelah babak belur dihajar viking di Bandung karena ingin bertemu Desi saat Persib maen di Stadion.

Dipilihnya Malang sebagai kota Tujuan mungkin menurut saya karena Aremania julukan supporter Arema Malang adalah supporter yang berkawan dengan Jakmania. Dan notabene Arema adalah supporter yang cukup sportif dan santun dalam menjamu supporter lain. Walaupun mungkin saat film itu dibuat Aremania sedang menjalani sangksi akibat hukuman dari Komisi Disiplin PSSI karena berbuat Onar di Kediri yang dipicu oleh keputusan kontroversial wasit yang memimpin pertandingan.

Read the rest of this entry