Category Archives: Pojok Jepang

Hubungan Peradaban Lampau Jawa dan Jepang

Semenjak nonton tayangan National Geographic Cosmos: A Spacetime Odyssey, saya menjadi tertarik dengan hal-hal yang terkait dalam sejarah masa lampau hingga terbentuk peradaban yang masih eksis sampai saat ini sob. Jadi suka cari-cari artikel menarik buat dibaca, dan ditulis ulang seperti Artikel tentang Suku Ainu di sini. Suatu saat, saya menemukan sebuah artikel berjudul Japan’s Javanese Connection yang ditulis oleh Prof. Ann Kumarprofessor in the Faculty of Asian Studies, Australian National University, and concurrently Director of the International Centre of Excellence for Asia and the Pacific Studies Professor and Associate Director, Centre for Research on Language Change). terbit sebagai newsletter di International Institute of Asian Studies IIAS #34 yang berbasis di Leiden, Belanda. Intinya sob, sebenarnya ada hubungan yang cukup dekat antara peradaban masa lampau di Jepang dan di Jawa. Tertarik memahaminya saya mengambil sebuah penelusuran sedikit dalam artikel terkait dan akan coba saya tulis kembali disini dengan gaya yuiword.com tanpa mengurangi kedalaman artikel sob.

Japan's Javanese Connection

Japan’s Javanese Connection

Pertama, hubungan yang dimaksud bukan terbangun sejak Perang Dunia II dan terkait dengan Penjajahan jepang di bumi nusantara, kita harus masuk dalam lorong waktu untuk kembali ke era 2000-an tahun silam, dalam rentang waktu 300 SM hingga 300M. Rentang waktu itulah yang diselami oleh Ann Kumar dalam melakukan penelitian. Walaupun ada sinyalemen bahwa jauh sebelum era tersebut, sekitar zaman es terakhir pada 15.000 tahun yang lalu, Jepang terhubung ke benua yang menghubungkan Kepulauan Ryukyu ke Taiwan dan Kyushu, salah satu yang menghubungkan Kyushu ke semenanjung Korea, dan satu lagi yang menghubungkan Hokkaido ke Sakhalin dan daratan Siberia. Bahkan sob, Filipina dan Indonesia juga terhubung ke daratan Asia. Hal ini memungkinkan migrasi dari Cina dan Austronesia terhadap Jepang seperti yang pernah dibahas ditayangkan NHK (Salah satu Perusahaan Penyiaran di Jepang), tetapi karena memakai bahasa Jepang, saya masih sulit mencernanya. Read the rest of this entry

Suku Ainu, Ras “Mantan” Pribumi Jepang

Sejarah dan Seluk Beluk Suku Ainu

Ainu, minoritas Jepang

Penasaran setelah mendengar sedikit tentang suku Ainu sebuah suku atau etnis manusia yang tersebar di wilayah utara Jepang. Banyak orang yang salah intepretasi bahwa suku Ainu adalah Ras Jepang pada umumnya padahal suku ini adalah sebuah Ras tersendiri yang memang menempati wilayah utara Jepang yang mempunyai budaya dan adat tersendiri. Suku Ainu adalah sebuah kelompok etnis pribumi jepang yang menetap di Pulau Hokkaido (pulau besar Jepang yang terletak di wilayah Utara), Kepulauan Kuril (dekat dengan Russia) dan sebagian besar Sakhalin (sebuah pulau di utara Jepang yang termasuk wilayah Russia).

Ainu artinya adalah Manusia dalam bahasa Ainu sendiri yang diyakini berasal dari bentuk leluhur kata Ainu Sakhalin modern enciw atau enju, yang juga berarti “manusia”. Asal-usul suku Ainu belum sepenuhnya diketahui. Mereka seringkali dianggap Jomon Jin atau penduduk Jepang yang berasal dari Zaman Jomon (lihat artikel tentang PEMBAGIAN SEJARAH BANGSA JEPANG). Di lain pihak ada yang menyebutkan bahwa mereka adalah migran dari ras mongoloid yang berasimilasi pada wilayah jepang yang akhirnya terdesak ke utara ketika Etnis Jepang atau Ras Yamato (Anak-Anak Matahari) memperluas wilayah mereka dengan peperangan yang menyebabkan kekalahan di Pihak Ainu. Penelitian DNA mutakhir mengemukakan bahwa suku Ainu adalah keturunan dari suku Jomon kuno di Jepang. Suku Ainu yang tinggal di tempat ini seratus ribu tahun sebelum Anak-anak Matahari datang,  dikisahkan dalam salah satu dari Yukar Upopo (legenda Ainu) mereka. Read the rest of this entry

Bushido Spirit, Ajaran Hidup Penuh Makna

 

Arti Bushido :

Huruf kanji dari Bushido

 

Bushido 武 = Bu yang artinya Beladiri, 士 = Shi yang artinya Samurai atau orang dan 道 = Do yang artinya jalan atau cara, yang secara harfiah dapat diartikan menjadi tatacara berperilaku kesatria adalah sebuah kode etik kepahlawanan golongan Samurai dalam tatanan feodalisme Jepang. Samurai sendiri adalah sebuah strata sosial penting dalam tatanan masyarakat feodalisme Jepang. Bushido adalah etika moral bagi kaum samurai.

Ajaran Bushido berasal dari jaman Kamakura (Tahun1185-1333), terus berkembang mencapai jaman Edo (Tahun 1603-1867). Bushido menekankan kesetiaan, keadilan, rasa malu, tata-krama, kemurnian, kesederhanaan, semangat berperang, kehormatan. Aspek spirituallah sangat dominan dalam falsafah ajaran bushido. Meski memang menekankan prinsip “kemenangan terhadap pihak lawan”, hal itu tidaklah berarti menang dengan kekuatan fisik. Dalam semangat dan ajaran bushido, seorang Samurai diharapkan menjalani pelatihan spiritual guna menaklukkan dirinya sendiri, karena dengan menaklukkan diri sendirilah orang baru dapat menaklukkan orang lain. Kekuatan timbul dari kemenangan dalam disiplin diri. Justru kekuatan yang diperoleh dengan cara inilah yang dapat menaklukkan sekaligus mengundang rasa hormat pihak-pihak lain, sebagai proses kemantapan spiritual. Perilaku yang halus dan penuh tatakrama dianggap merupakan aspek penting dalam mengungkapkan kekuatan spiritual. Read the rest of this entry

YUI – To Mother

YUI To Mother

Sebagai Seorang penyuka dari YUI, emang rada telat pas saya masukin updatean lagu terbaru dari si doski, tapi saya sebenernya sudah dapat lagu ini dari hari pertama lagu ini keluar alias di release ke pasaran.. males postingin aja..

Nah buat yang pengen download sudah saya sediain linknya disini. dan tunggu singgle berikutnya “to night”..

DOWNLOAD HERE

Lyrics ( Romaji )

Datte anata itta janai
Namidagoe utsumuita mama

Uso mo tsukenakunattara
Ikite yukenakunaruyo to

Aisarete itai to omou kara
Donna itami datte
Waratte miseta ah ah

~chorus~ Read the rest of this entry

Kimigayo, Lagu Kebangsaan Jepang

Chord Kimi Gayo

Bagaimana, melihat dari lirik diatas, cukup pendek lagu ini dan merupakan salah satu National Anthem terpendek di Dunia. Sebenarnya teks dalam lagu ini merupakan sebuah puisi kuno / tradisional (haiku) yang liriknya diciptakan oleh Yoshiisa Oku dan Akimori Hayashi. Lirik lagu ini pertama kali muncul dalam sebuah antologi puisi bernama Kokin Wakashu, sebagai sebuah puisi yang ditulis tanpa nama pengarang/anonim. Meskipun sebuah puisi anonim, bukanlah tidak lazim pada waktu itu alias sah-sah saja. Identitas pengarang yang sebenarnya mungkin saja sudah diketahui, tetapi namanya mungkin sengaja tidak disebutkan karena berasal dari kelas sosial yang lebih rendah. Puisi ini dicantumkan dalam berbagai antologi, dan dalam periode selanjutnya digunakan sebagai lagu perayaan oleh orang-orang dari semua lapisan sosial. Tidak seperti bentuknya yang digunakan untuk lagu kebangsaan saat ini, Read the rest of this entry